Selamat Datang Di Website Resmi Pemerintah Kota Singkawang

 

SubDomain

Statistik Situs
Kami punya 83 tamu online
Visits [+/-]
Today:
Yesterday:
Day before yesterday:



+0
This week:
Last week:
Week before last week:



+0
This month:
Last month:
Month before last month:



+0
This year:
Last year:

+0

Avarage per day
This week:
Last week:
Week before last week:
0
0
0
+0
+0
This month:
Last month:
Month before last month:
0
0
0
+0
+0
This year:
Last year:
0
0
+0

All visits
Since module start 316 436
Since .... 316 436
Since ......   316 436 

Ikan Alternatif Pengganti Daging

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Singkawang melalui Kepala Bidang Laut dan Pesisir, Edi Prawoko, Kamis (1/8) diruang kerjanya mengatakan Perikanan merupakan sektor yang sangat strategis, terlebih di tengah permasalahan daging sapi yang sangat mahal saat ramadhan dan menjelang datangnya hari raya Idul Fitri mendatang, ikan bisa menjadi alternatif pengganti daging sapi.

'' Ikan sebagai alternatif pengganti daging di saat harga daging yang tinggi karena pada ikan mengandung omega 3 dan 6 yang berfungsi pada pertumbuhan otak anak-anak agar menjadi cerdas, baik itu ikan laut maupun ikan budidaya darat,'' kata sosok yang akrab disapa Bang Edi. Ikan sejatinya bisa menjadi alternatif makanan pengganti daging sapi.

Terlebih kini harga daging tergolong tinggi, sekitar Rp 95 ribu-Rp 100 ribu per kg selama bulan Ramadhan dan masih kemungkinan terjadi peningkatan menyambut datangnya hari raya Idul Fitri mendatang. Mengkonsumsi ikan justru lebih sehat karena kandungan gizi yang ada di dalamnya jauh melebihi daging sapi serta rendah lemak.

'' Setidaknya, ini bisa menjadi alternatif masyarakat untuk tetap mengkonsumsi asupan berenergi pengganti daging sapi,'' Kata bang Edi.

Adapun kiat-kiat memilih ikan yang baik, di jelas kan Edi antara lain ikan tampak segar atau dapat dibeli langsung dengan nelayan yang pulang melaut, warna insang merah darah atau cerah, mata ikan tidak abu-abu serta fisik ikan ketika disentuh atau dipegang dagingnya tidak lembek, jelas Edi.

 
Monday, 1 May 2017